Telinga Sering Berdenging? Waspada, Mungkin Pertanda Dari 7 Penyakit Ini

            Dalam melakukan perawatan kesehatan tubuh, telinga seringkali terlupakan dan tidak terlalu diperhatikan. Sebagai contoh, saat membersihkan telinga, terkadang sebagian besar orang masih menggunakan cara yang salah. Apalagi, jika sudah timbul gangguan seperti telinga berdenging, sebaiknya harus segera diatasi. Alasannya karena telinga yang sering berdenging bisa menjadi tanda dari penyakit lain yang ada pada tubuh.           

            Berdasarkan penjelasan dari dr. Suci Dwi Putri, tinnitus adalah sebutan lain dari kondisi telinga berdenging. Tinnitus yakni keluarnya suara dari telinga atau kepala tanpa ada pengaruh dari lingkungan. Ada dua jenis tinnitus yaitu objektif dan subjektif. Penyebab dari tinnitus objektif yaitu kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam atau gangguan pada otot. Jenis ini adalah yang paling jarang terjadi. Sedangkan tinnitus subjektif penyebabnya adalah kelainan pada telingan atau gangguan di saraf pendengaran pada otak.

            Telinga berdengin biasanya secara umum disebabkan karena danya sel telinga dalam yang rusak. Gerakan pada rambut-rambut kecil di telingan dalam yang bergerak karena adanya tekanan gelombang suara merupakan tanda-tandanya. Sel-sel telinga distimulasi oleh gerakan yang akhirnya mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga diteruskan ke otak. Lalu, sinyal akan diinterpretasi oleh otak sebagai suara. Tinnitus terjadi apabila rambut-rambut halus rusak serta impuls elektrik tidak beraturan.

            Usia dan efek dari paparan suara yang terlalu keras dengan waktu lama adalah yang menyebabkan kerusakan rambut-rambut halus. Contoh dari kasus ini adalah orang-orang yang bekerja di lingkungan industri, konsumsi obat ternetu, hingga karena suka datang ke konser musik dan sering mendengarkan musik dengan earphone.

            Penyebab lain dari tinnitus berdasarkan penjelasan dari dr. Suci yaitu karena kotoran yang menumpuk di dalam telinga. Sehingga, untuk mengatasi tinnitus bisa diawali dengan membersihkan telingan dengan rutin dan juga sebagai upaya pencegahan.

Penyakit yang Bisa Terjadi dari Telinga Berdenging

            Telinga berdenging bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan seperti :

1. Penyakit Meniere

            Penyakit meniere adalah kelainan di telinga bagian dalam. Kondisi ini terjadi karena adanya tekanan pada komposisi telinga dalam yang tidak normal atau pada cairan. Kondisi ini menyebabkan telinga berdenging.

2. Trauma pada kepala atau telinga

            Trauma di telinga atau kepala bisa mempengaruhi saraf dan fungsi otak yang berhubungan dengan pendengaran. Trauma yang hanya terjadi di salah satu telinga bisa menjadi penyebab dari telinga berdenging.

3. Tumor jinak

            Keseimbangan dan pendengaran bisa dipengaruhi oleh tumor jinak pada saraf otak. Kondisi ini bisa menyebabkan telinga berdenging di salah satu telinga.

4. Kelainan pembuluh darah

            dr. Suci menjelaskan bahwa telinga berdenging karena adanya kelainan pembuluh darah bisa memiliki sifat berdenyt atau pulsatil. Jenis tinnitus objektif adalah tinnitus yang terjadi karena kelainan pembuluh darah.

5. Stres dan depresi

            Telinga yang berdenging bisa terjadi karena pertanda dari stres dan depresi. Meskipun tes pendengaran hasilnya normal dan tidak ada penyebab lain dari tinnitus, maka stres atau depresi adalah kemungkinan dari penyakit lain yang bisa terjadi karena telinga berdenging.

6. Gangguan pada rahang

            Telinga berdenging bisa disebabkan oleh masalah pada sendi temporomandibular atau pada rahang. Gangguan pada rahang juga diikuti dengan gejala lain seperti nyeri di persendian ketika berbicara dan mengunyah. Maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis THT apabila kondisi ini terjadi agar tidak semakin parah.

            Hindari suara keras untuk sementara waktu dan pencetus tinnitus seperti teh, kopi, garam dan rokok, tidak lupa juga lakukan olahraga rutin agar sirkulasi darah berjalan lancar.

7. Pertumbuhan tulang yang tidak normal

            Otosklerosis bisa menimbulkan tulang di bagian tengah tumbuh dengan tidak normal. Gangguan pendengaran akan terjadi pada usia 30-an. Jika memiliki keluarga dengan riawayat otosklerosis, maka patut waspada karena terdapat risiko untuk mengalami hal yang sama.

            Sebelum membeli obat untuk mengatasi telinga berdenging, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis THT. Dengan begitu, dokter akan mengetahui apa penyebab dan tindakan yang harus dilakukan. Hal ini tentu untuk mencegah terjadinya risiko penyakit lain karena tinnitus.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>